Kevin Durant menilai penghargaan Most Valuable Player (MVP) memiliki nilai tersendiri yang lebih besar secara individu dibandingkan gelar juara NBA. Meski demikian, bintang NBA tersebut tetap mengakui bahwa championship merupakan pencapaian luar biasa bagi sebuah tim.
Durant menyampaikan pandangannya saat berbicara dalam podcast Unguarded. Ia membahas perbedaan antara pencapaian individu dan keberhasilan tim dalam kompetisi NBA.
Menurut Durant, MVP memiliki keistimewaan karena hanya satu pemain yang mendapatkan penghargaan tersebut setiap musim. Sementara itu, gelar juara merupakan hasil kerja seluruh anggota tim.
“Setiap tahun hanya ada satu MVP. Saya tidak peduli apa kata orang. Gelar juara memang luar biasa dan merupakan pencapaian besar bagi tim, tetapi ayolah, semua orang ingin menjadi MVP,” ujar Durant.
Durant juga menilai seorang pemain memiliki kendali lebih besar dalam mengejar penghargaan MVP dibandingkan saat berusaha memenangkan gelar juara NBA.
Menurut dia, keberhasilan meraih championship dipengaruhi berbagai faktor yang tidak sepenuhnya dapat dikendalikan seorang pemain. Sebaliknya, performa individu sepanjang musim menjadi faktor utama dalam persaingan MVP.
“Ada banyak hal yang berada di luar kendali Anda ketika mengejar gelar juara. Dengan MVP, Anda memiliki sedikit lebih banyak kendali di tangan sendiri,” kata Durant.
Pernyataan tersebut menarik karena Durant telah merasakan kedua pencapaian tersebut. Ia merupakan juara NBA dua kali bersama Golden State Warriors dan pernah meraih penghargaan MVP pada musim 2013-2014.
Pengalaman tersebut membuat Durant memiliki perspektif langsung mengenai perbedaan antara penghargaan individu dan kesuksesan bersama tim. Bagi Durant, gelar juara tetap menjadi pencapaian besar, tetapi MVP memiliki nilai khusus karena merepresentasikan pengakuan terhadap performa seorang pemain sepanjang satu musim.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi






