Beranda / National / Karhutla Kalteng Capai 513 Hektare, Asap Tebal Hambat Pemadaman dari Udara

Karhutla Kalteng Capai 513 Hektare, Asap Tebal Hambat Pemadaman dari Udara

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah mencapai 513,89 hektare hingga 12 Oktober 2026. Luas kebakaran tersebut menjadi yang terbesar dibandingkan lima provinsi lain yang juga mengalami karhutla, berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan, kebakaran baru ditemukan di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting yang meliputi wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kabupaten Seruyan.

Secara keseluruhan, luas lahan yang terbakar di enam provinsi mencapai 639,23 hektare. Tim gabungan masih berupaya memadamkan api di sejumlah wilayah terdampak.

Penanganan karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting menghadapi sejumlah kendala. Kawasan yang didominasi lahan rawa menyulitkan akses petugas dan pengangkutan peralatan pemadam ke titik kebakaran.

Selain kondisi medan, titik api yang tersebar di lokasi berjauhan membuat operasi pemadaman membutuhkan strategi khusus.

Panglima Kodam XXII/Tambun Bungai Mayor Jenderal TNI Zainul Arifin mengatakan, tim gabungan telah berkoordinasi untuk mempersiapkan operasi dengan mempertimbangkan kondisi medan dan keselamatan personel.

Petugas juga perlu berhati-hati karena kawasan tersebut merupakan habitat satwa liar, termasuk orang utan.

Upaya pemadaman dari udara pun belum berjalan optimal. Suharyanto menjelaskan, asap tebal menyebabkan jarak pandang rendah sehingga menghambat penerbangan helikopter untuk melakukan pengeboman air atau water bombing.

Kondisi tersebut juga berdampak pada pelaksanaan operasi modifikasi cuaca dan aktivitas penerbangan pesawat komersial.

Di tengah kendala pemadaman, Presiden Prabowo Subianto meminta jajarannya mempercepat penanganan karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting.

Pemerintah menyiapkan dukungan berupa 200 unit pompa air serta anggaran untuk pembuatan 200 titik bor air. Fasilitas tersebut diharapkan membantu memenuhi kebutuhan air bagi petugas yang memadamkan api di lapangan.

Prabowo juga meminta masyarakat setempat dilibatkan dalam pembuatan titik bor untuk mendukung penanganan kebakaran.

Selain Taman Nasional Tanjung Puting, upaya pemadaman juga difokuskan di Taman Nasional Way Kambas, Kabupaten Lampung Timur, Lampung. BNPB bersama tim gabungan masih menangani titik-titik api yang belum sepenuhnya padam.

Besarnya luas kebakaran di Kalimantan Tengah serta keterbatasan akses dan jarak pandang menjadi tantangan bagi petugas dalam mempercepat pemadaman karhutla.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *