Beranda / Sport / Bola / Tebas Respons Tuntutan Mundur dari Real Madrid: Mereka Mencari Cara Menghancurkan Kompetisi

Tebas Respons Tuntutan Mundur dari Real Madrid: Mereka Mencari Cara Menghancurkan Kompetisi

Perseteruan antara Presiden LaLiga, Javier Tebas, dan Real Madrid kembali memanas pada Jumat (16/10), setelah Tebas membuat perbandingan kontroversial antara Real Madrid TV dan propaganda Nazi yang dikaitkan dengan Joseph Goebbels, tangan kanan Adolf Hitler.

Tidak lama setelah pernyataan tersebut dirilis, pada hari yang sama, Real Madrid merespons melalui pernyataan resmi yang mengecam komentar tersebut, menuntut Tebas mengundurkan diri, serta meminta agar apa yang mereka anggap sebagai permusuhan berkelanjutan terhadap klub dihentikan.

Tak butuh waktu lama, Tebas kembali menanggapi tuntutan tersebut melalui unggahan di media sosial X. Ia mengklaim bahwa selama 13 tahun terakhir, para petinggi Real Madrid berulang kali meminta dirinya mundur atau berusaha mencopotnya dari jabatan, termasuk melalui pengaduan kepada Dewan Olahraga Tertinggi Spanyol (CSD) dan jalur hukum.

“Yang kembali tidak kunjung datang adalah jawaban. Mereka mencampuradukkan netralitas dengan independensi. Jabatan saya menuntut independensi, bukan sikap pasif terhadap ketidakadilan atau diam menghadapi serangan terus-menerus, berlebihan, dan menghina dari Real Madrid TV serta para juru bicaranya terhadap kompetisi kami,” tulis Tebas.

Ia menegaskan bahwa sebagai presiden LaLiga, dirinya berkewajiban melindungi kompetisi, termasuk ketika menghadapi kritik dari petinggi Real Madrid. Tebas juga menolak anggapan bahwa sikapnya terhadap klub tersebut menunjukkan keberpihakan, seraya menegaskan bahwa independensi tidak berarti harus berdiam diri ketika muncul persoalan yang dinilainya merugikan sepak bola Spanyol.

Tebas kemudian menyinggung kasus Negreira, penyelidikan terkait pembayaran Barcelona kepada perusahaan milik mantan wakil ketua Komite Wasit Spanyol, José María Enríquez Negreira. Ia menegaskan bahwa LaLiga telah bertindak sejak awal kasus tersebut mencuat dan membantah tudingan bahwa organisasinya bersikap pasif.

Dalam pernyataannya, Tebas juga mempertanyakan sikap Presiden Real Madrid, Florentino Pérez, terhadap Barcelona pada periode sebelumnya. Ia merujuk laporan Relevo mengenai pengunduran diri Pérez dan Joan Laporta dari badan pengelola sementara Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) pada 30 Oktober 2023, serta pernyataan Pérez dalam rapat anggota Real Madrid pada November 2024 mengenai pentingnya hubungan antara kedua klub.

“Jika mereka begitu yakin bahwa para wasit masih berada di bawah pengaruh Negreira, delapan tahun setelah pembayaran berakhir, bukti apa yang mereka miliki terhadap masing-masing wasit?” kata Tebas. Ia menilai tuntutan pertanggungjawaban terhadap Barcelona tidak otomatis membuktikan tuduhan terhadap setiap wasit dan memperingatkan bahwa menargetkan individu tanpa bukti yang memadai merupakan tindakan serius dan tidak bertanggung jawab.

Presiden LaLiga itu turut mempertanyakan apakah meningkatnya konflik berkaitan dengan keputusan Barcelona memutus hubungan dengan proyek Superliga yang didukung Real Madrid. Ia juga menyinggung perdebatan mengenai jadwal pertandingan, reformasi perwasitan, dan pemberitaan Real Madrid TV yang menurutnya membentuk narasi merugikan kompetisi domestik.

Sebagai penutup, Tebas menuduh pihak-pihak di lingkungan Real Madrid berupaya merusak reputasi kompetisi nasional melalui narasi yang dianggapnya menyimpang. Ia menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk intimidasi dan menegaskan bahwa reformasi sepak bola tidak dapat dijalankan hanya berdasarkan keinginan satu klub.

Pernyataan terbaru ini memperpanjang konflik terbuka antara Tebas dan Real Madrid, yang sebelumnya telah berselisih mengenai tata kelola sepak bola Spanyol, kasus Negreira, serta proyek Superliga. Hingga pernyataan tersebut disampaikan, kedua pihak masih mempertahankan posisi masing-masing, sementara polemik mengenai independensi LaLiga dan hubungan antarklub terus menjadi sorotan.

Akbari Danico – Redaksi 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *