Beranda / Megapolitan / Menko AHY: Leadership Does Matter, Kepemimpinan Tak Bisa Berjalan Autopilot

Menko AHY: Leadership Does Matter, Kepemimpinan Tak Bisa Berjalan Autopilot

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan kemajuan teknologi tidak membuat kepemimpinan kehilangan relevansinya.

Menurut AHY, di tengah perubahan zaman yang semakin cepat, kepemimpinan tetap diperlukan untuk menentukan arah organisasi, masyarakat, hingga pembangunan.

“Leadership does matter,” ujar AHY saat memberikan sambutan dalam peluncuran buku Kepemimpinan AHY di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

AHY menanggapi pandangan bahwa perkembangan teknologi membuat berbagai hal dapat berjalan secara otomatis atau autopilot, sehingga kapasitas kepemimpinan dan manajerial tidak lagi terlalu penting.

“Saya termasuk orang yang paling tidak setuju dengan tesis itu,” katanya.

Menurut AHY, kepemimpinan tidak hanya dapat dipahami melalui teori yang dipelajari dari buku maupun jurnal. Penerapan kepemimpinan juga membutuhkan kemampuan menyesuaikan pengetahuan dengan situasi yang dihadapi.

“Pada akhirnya, kepemimpinan juga adalah sebuah seni. Sebuah aplikasi di lapangan. Setiap konteks, ruang dan waktu itu menentukan aplikasi yang berbeda-beda, walaupun teori asalnya mungkin sama,” ujarnya.

Karena itu, AHY menilai pengalaman empiris menjadi bagian penting dalam kepemimpinan. Teori dapat menjadi fondasi, tetapi penerapannya membutuhkan kemampuan membaca situasi dan mengambil keputusan sesuai konteks.

“Pada akhirnya kepemimpinan itu bermakna. Itu justru yang bisa mengubah banyak hal,” katanya.

AHY juga mengatakan prinsip-prinsip kepemimpinan dapat diterapkan di berbagai bidang, mulai dari militer, politik, bisnis hingga kehidupan bermasyarakat.

Menurut dia, perbedaan terletak pada subjek, objek, ruang, dan waktu penerapannya.

“Prinsipnya langgeng. Tidak usang dimakan waktu,” ujar AHY.

Peluncuran buku tersebut turut dihadiri Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono, Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, serta Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor.

Hadir pula sejumlah anggota DPR RI, di antaranya Herman Khaeron dan Benny K Harman, serta pengamat Rocky Gerung.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *