Marc Marquez memilih tidak memaksakan diri saat menjalani balapan utama MotoGP Mandalika 2026. Meski hanya finis di posisi keenam, pembalap Ducati Lenovo itu tetap melihat hasil tersebut sebagai pencapaian positif karena berhasil menyelesaikan balapan di sirkuit yang selama ini sulit baginya.
Balapan Pertamina Grand Prix of Indonesia berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu (11/10/2026). Marquez menyelesaikan 27 putaran, sementara Marco Bezzecchi keluar sebagai pemenang.
Hasil ini menjadi kali pertama Marquez berhasil finis dalam balapan utama MotoGP Mandalika sejak sirkuit tersebut masuk kalender kejuaraan pada 2022. Dalam tiga edisi sebelumnya yang diikutinya, ia gagal menyelesaikan balapan karena kecelakaan maupun masalah teknis.
Marquez mengaku sudah memahami situasi balapan ketika tersisa 12 putaran. Ia merasa sejumlah pembalap memiliki kecepatan lebih baik dan memperkirakan Pedro Acosta serta Ai Ogura akan mampu menyalipnya.
Alih-alih memaksakan diri mempertahankan posisi, pembalap asal Spanyol itu memilih menjaga ritme dan menghindari risiko tambahan.
“Saya memang memilih strategi untuk tidak mengambil risiko tambahan,” ujar Marquez seusai balapan, dikutip dari laporan detikSport.
Keputusan tersebut diambil setelah ia merasakan kesulitan menjaga kecepatan pada paruh kedua balapan. Marquez juga menyebut penurunan daya cengkeram ban belakang sebagai salah satu faktor yang memengaruhi performanya.
Ia sempat kehilangan posisi dari beberapa pesaing dan akhirnya menuntaskan balapan di urutan keenam, lebih dari 10 detik di belakang Bezzecchi.
Finis keenam memang membuat Marquez gagal naik podium, tetapi hasil tersebut perlu dilihat dalam konteks persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026.
Sehari sebelumnya, Marquez berhasil memenangi sprint race Mandalika. Namun, hasil balapan utama membuatnya kembali turun ke posisi kedua klasemen sementara dengan 353 poin, tertinggal dua angka dari Jorge Martin yang mengoleksi 355 poin.
Marquez menilai akhir pekannya di Indonesia tetap positif karena ia mampu mengumpulkan poin dan menyelesaikan balapan di sirkuit yang selama ini menjadi tantangan besar baginya.
Dengan persaingan klasemen yang masih ketat, keputusan untuk tidak mengambil risiko berlebihan menjadi bagian dari upayanya menjaga peluang dalam perebutan gelar.
MotoGP 2026 selanjutnya berlanjut ke Grand Prix Australia di Sirkuit Phillip Island pada 23–25 Oktober. Marquez masih memiliki kesempatan untuk kembali mengejar Martin dalam persaingan menuju gelar juara dunia.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi






