Sebanyak 2.850 botol plastik bekas disulap menjadi perahu berbentuk tank bernama Tank Hantu Kali Cilincing oleh petugas Unit Penanganan Sampah (UPS) Badan Air Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Karya tersebut disiapkan untuk memeriahkan Festival Cinta Lingkungan (Cilung) 2026 di Danau Sunter pada Minggu (18/10/2026).
Inovasi ini memanfaatkan sampah anorganik yang dikumpulkan dari kegiatan pembersihan kali dan bank sampah warga. Material yang sebelumnya berpotensi menjadi pencemar lingkungan tersebut diolah menjadi perahu sekaligus sarana edukasi mengenai pengelolaan sampah.
Pengawas UPS Badan Air Kecamatan Cilincing, Andre Pujianto, mengatakan pembuatan perahu tersebut merupakan upaya mengubah sampah menjadi barang yang memiliki nilai guna.
“Melalui perahu ini, kami ingin menunjukkan bahwa sampah yang mencemari kali dapat diolah menjadi karya kreatif dan bermanfaat,” ujarnya, Minggu (11/10/2026).
Andre menjelaskan, proses pembuatan Tank Hantu Kali Cilincing dimulai pada Agustus 2026 dan rampung pada Sabtu (10/10/2026). Pengerjaannya dilakukan secara autodidak oleh tim kreatif UPS Badan Air Kecamatan Cilincing.
Selain 2.850 botol plastik bekas, pembuatan perahu tersebut memanfaatkan sejumlah material lain, seperti jeriken, kayu, bambu, ban bekas, dan besi.
Perahu itu memiliki panjang tujuh meter, lebar tiga meter, dan tinggi dua meter, dengan bobot sekitar 40 kilogram. Menurut Andre, perahu dirancang untuk menampung hingga 12 orang dan dilengkapi mesin motor tempel untuk mendukung pergerakannya di air.
Ia mengatakan tim turut memperhitungkan keseimbangan saat merakit berbagai material agar perahu dapat mengapung dengan stabil.
Keikutsertaan dalam Festival Cilung 2026 tidak hanya ditujukan untuk memamerkan kreativitas petugas, tetapi juga menyampaikan pesan mengenai pentingnya pengelolaan sampah.
Andre berharap karya tersebut dapat mendorong masyarakat melihat sampah anorganik sebagai material yang masih berpotensi dimanfaatkan, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan sungai dan lingkungan.
Setelah festival, Tank Hantu Kali Cilincing direncanakan digunakan sebagai sarana edukasi dan wisata air di kawasan Taman Matahari Nusakirana.
Masyarakat nantinya direncanakan dapat menaiki perahu secara gratis dengan membawa sampah anorganik, seperti botol plastik dan galon bekas, untuk diserahkan kepada petugas UPS Badan Air.
Rencana tersebut diharapkan dapat menggabungkan kegiatan rekreasi dengan edukasi pemilahan dan pengumpulan sampah.
Salah seorang warga Rorotan, Dewi Sartika (28), mengapresiasi inovasi tersebut. Ia menilai pemanfaatan botol plastik bekas menjadi perahu merupakan ide kreatif yang dapat mendorong masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan.
“Keren dan kreatif. Sampah yang biasanya dibuang ternyata bisa diolah menjadi perahu yang menarik. Semoga inovasi seperti ini bisa menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli lingkungan,” tandasnya.
Melalui karya tersebut, petugas UPS Badan Air Kecamatan Cilincing berharap upaya pengelolaan sampah tidak hanya berfokus pada pembersihan, tetapi juga mendorong pemanfaatan kembali material bekas menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi






