Beranda / World / PM Spanyol Kecam Kebijakan Israel di Gaza dalam Sidang Umum PBB

PM Spanyol Kecam Kebijakan Israel di Gaza dalam Sidang Umum PBB

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez mengecam kebijakan pemerintah Israel di Gaza dalam pidatonya pada Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-81 di New York, Rabu (23/9/2026).

Sánchez mengatakan Spanyol selama delapan tahun terakhir menentang berbagai perang yang disebutnya sebagai perang agresi, termasuk di Ukraina, Lebanon, dan Iran. Ia menyebut pemerintah Spanyol telah menjatuhkan sanksi terhadap Rusia, memberlakukan embargo senjata terhadap pemerintah Israel, serta mencegah penggunaan wilayah Spanyol untuk tindakan yang bertentangan dengan hukum internasional.

Dalam pidatonya, Sánchez juga mengatakan pemerintahnya mengecam apa yang disebutnya sebagai genosida yang terus dilakukan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gaza. Pernyataan tersebut merupakan posisi pemerintah Spanyol dalam konflik Israel-Palestina. Israel menolak tuduhan genosida dan menyatakan operasi militernya ditujukan terhadap Hamas.

Sánchez juga mengatakan Spanyol menolak meningkatkan belanja militernya hingga 5 persen dari produk domestik bruto (PDB). Angka tersebut merupakan target yang didorong Amerika Serikat bagi negara-negara anggota NATO.

Sebaliknya, Sánchez mengatakan Spanyol telah menggandakan investasi dalam kerja sama pembangunan serta meningkatkan kontribusinya terhadap sistem multilateral sebesar 60 persen. Menurut dia, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mempertahankan prinsip-prinsip internasional dan memperkuat peran lembaga multilateral.

Sikap Spanyol terhadap konflik Israel-Palestina sebelumnya ditunjukkan melalui keputusan Madrid mengakui Negara Palestina pada Mei 2024. Pemerintah Spanyol menyatakan pengakuan tersebut ditujukan untuk mendukung solusi dua negara, dengan Israel dan Palestina hidup berdampingan secara damai dan aman. Madrid juga menegaskan pengakuan tersebut tidak berarti mendukung Hamas dan tetap mengecam serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.

Dalam pidatonya di PBB, Sánchez kembali menempatkan isu Gaza, hukum internasional, dan solusi dua negara sebagai bagian dari kebijakan luar negeri Spanyol. Ia juga menyerukan penguatan multilateralisme dan reformasi sistem PBB.

Pidato Sánchez berlangsung di tengah pembahasan konflik Gaza dan berbagai krisis di Timur Tengah dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-81. Pemerintah Israel tetap menolak tuduhan genosida, sementara perdebatan mengenai tindakan militer Israel, kondisi kemanusiaan di Gaza, dan penerapan hukum internasional terus berlangsung di tingkat internasional.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *