Manchester United dikabarkan akan menjatuhkan sanksi kepada Lisandro Martínez setelah bek asal Argentina itu melontarkan kritik terbuka terhadap klub, jajaran manajemen, dan kualitas skuad.
Menurut laporan The Athletic, pada Rabu (14/10), sejumlah sumber di internal United menyebut denda terhadap Martínez hampir tidak terhindarkan menyusul pernyataannya setelah kekalahan dari Atlético Madrid.
Dalam wawancara bersama Prime, Martínez menilai skuad Manchester United saat ini belum memiliki kualitas yang cukup untuk bersaing di level tertinggi Eropa. Ia menegaskan bahwa para pemain sebenarnya masih bisa memberikan lebih banyak, tetapi klub juga perlu membangun komposisi tim yang lebih kuat untuk menghadapi pertandingan besar.
“Ini bukan skuad dengan kualitas Liga Champions. Saya pikir para pemain bisa melakukan lebih banyak, tetapi membangun skuad yang kuat juga penting agar kami siap menghadapi malam-malam seperti ini,” ujar Martínez.
Bek berusia 28 tahun itu juga mengungkapkan kekecewaannya karena merasa tim tidak menunjukkan upaya maksimal untuk meraih hasil besar. Ia menilai fondasi yang dibangun pada musim sebelumnya seharusnya bisa menjadi titik awal bagi klub untuk membentuk tim yang lebih kompetitif.
“Musim lalu kami membangun fondasi untuk menciptakan tim yang luar biasa. Namun, menjengkelkan rasanya datang ke sini dan tidak melihat tim saya berusaha mendapatkan hasil yang luar biasa,” lanjutnya.
Kritik Martínez tidak hanya ditujukan kepada para pemain. Ia secara khusus menyoroti direktur olahraga Manchester United dan menilai dukungan klub terhadap Michael Carrick selama bursa transfer musim panas belum memadai.
“Saya mengharapkan lebih dari direktur olahraga kami. Saya harus jujur,” tegas Martínez.
Pernyataan tersebut berpotensi menimbulkan ketegangan di internal Manchester United, terutama karena disampaikan setelah kekalahan dari Atlético Madrid. Jika laporan The Athletic terbukti, Martínez kemungkinan akan menerima denda sebagai konsekuensi atas perilakunya. Namun, rincian resmi mengenai besaran denda maupun bentuk sanksi lainnya belum diumumkan oleh klub.
Akbari Danico – Redaksi






