Beranda / Megapolitan / Calon Mitra Dapur MBG Diminta Uang untuk Aktivasi, BGN Tegaskan Mekanisme Resmi

Calon Mitra Dapur MBG Diminta Uang untuk Aktivasi, BGN Tegaskan Mekanisme Resmi

Badan Gizi Nasional (BGN) mengingatkan calon mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar mewaspadai dugaan penipuan yang menjanjikan percepatan aktivasi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Modus tersebut diduga dilakukan dengan meminta sejumlah uang kepada calon mitra melalui dalih pengurusan verifikasi dan validasi.

Peringatan ini disampaikan menyusul adanya oknum yang mengaku mewakili BGN dan menawarkan kemudahan proses aktivasi dapur. Calon mitra diminta tidak mudah percaya terhadap pihak yang menjanjikan proses lebih cepat, terlebih jika disertai permintaan pembayaran.

Dalam modus yang diungkap, oknum tersebut disebut mengaku membawa nota dinas untuk melakukan verifikasi dan validasi dapur SPPG. Dokumen itu diduga digunakan untuk meyakinkan calon mitra sebelum meminta uang dengan iming-iming percepatan pembukaan dapur.

BGN menegaskan calon mitra perlu memastikan identitas petugas dan keabsahan dokumen sebelum mengikuti arahan pihak yang menghubungi mereka. Informasi terkait proses aktivasi sebaiknya dikonfirmasi melalui saluran resmi BGN agar tidak terjebak tawaran yang merugikan.

Aktivasi dapur SPPG sendiri dilakukan melalui mekanisme dan sistem yang ditetapkan BGN. Karena itu, calon mitra perlu berhati-hati terhadap individu maupun kelompok yang mengklaim dapat mengatur atau mempercepat proses tersebut melalui jalur khusus.

Selain berpotensi menimbulkan kerugian finansial, praktik semacam ini dapat menghambat calon mitra dalam mengikuti prosedur resmi program MBG. Masyarakat yang menemukan indikasi penipuan disarankan menyimpan bukti komunikasi, dokumen, serta informasi pembayaran jika ada, untuk mendukung proses pelaporan kepada pihak berwenang.

BGN mengimbau calon mitra agar tidak terburu-buru menyerahkan uang maupun dokumen penting kepada pihak yang belum terverifikasi. Pemeriksaan identitas dan konfirmasi melalui saluran resmi menjadi langkah penting untuk memastikan proses kemitraan berjalan sesuai ketentuan.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *