Industri kendaraan listrik di Indonesia terus mengalami pertumbuhan pesat seiring meningkatnya kebutuhan terhadap sistem mobilitas yang praktis, efisien, dan ramah lingkungan. Transformasi ini ditandai dengan semakin banyaknya produsen otomotif yang menghadirkan inovasi berbasis energi bersih.
Mengusung tema “The Future of A Clean and Efficient Mobility”, PEVS 2026 akan menghadirkan beragam inovasi teknologi kendaraan ramah lingkungan, mulai dari Battery Electric Vehicle (BEV), Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), Range Extended Electric Vehicle (REEV), hingga Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV) berbasis hidrogen.
Tidak hanya kendaraan darat, PEVS 2026 juga akan menampilkan perkembangan teknologi mobilitas berbasis energi baru di sektor udara dan maritim. Penggunaan solar panel hingga teknologi New Energy Vehicle (NEV) juga menjadi bagian dari inovasi yang akan dipamerkan dalam ajang tersebut.
Ketua Umum PERIKLINDO, Moeldoko mengatakan, kondisi geopolitik global saat ini menuntut hadirnya berbagai terobosan di sektor transportasi, termasuk percepatan pengembangan kendaraan listrik.
“Ke depan, tema ini menjadi tujuan bersama. Bagaimana kita bermobilitas dengan cara efisien dan bersih tidak bisa lagi diabaikan. Apalagi di tengah situasi geopolitik di mana harga minyak tidak bisa lagi dikendalikan. Pilihan kita berdiam diri atau menciptakan terobosan. Penyelenggaraan PEVS adalah salah satu terobosan yang dilakukan,” ujar Moeldoko dalam acara peluncuran PEVS 2026 di Plataran Senayan.
Sementara itu, Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung mengatakan, PEVS terus menjadi daya tarik bagi masyarakat dan pecinta kendaraan ramah lingkungan. Pada penyelenggaraan sebelumnya, PEVS mencatatkan partisipasi 143 peserta dengan total lebih dari 40 ribu pengunjung.
“Melihat capaian yang luar biasa pada tahun sebelumnya, kami berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan industri kendaraan listrik nasional. PEVS 2026 hadir sebagai wadah inovatif untuk mempertemukan para pemangku kepentingan dari berbagai sektor terkait untuk berkolaborasi guna memperkuat ekosistem transportasi listrik yang berkelanjutan,” katanya.
Project Manager PEVS 2026, Rudi MF menambahkan, PEVS tahun ini akan menghadirkan program yang lebih interaktif dan komprehensif. Selain menjadi ajang pameran teknologi kendaraan listrik, PEVS 2026 juga menjadi ruang diskusi industri terkait tren, tantangan, hingga peluang baru di sektor mobilitas masa depan.
Menurut Rudi, konsep future mobility yang diusung tahun ini tidak lagi terbatas pada kendaraan darat, melainkan juga mencakup kendaraan air, udara, hingga kereta api berbasis New Energy Vehicle (NEV).
“Memasuki tahun ke-5 kita akan mengangkat tema future mobility. Jadi tidak lagi hanya kendaraan di darat, tapi kita lihat fenomena kendaraan di air, di udara, dan juga kereta api ternyata sudah menerapkan New Energy Vehicle berbasis baterai. Penggunaan solar panel juga sudah banyak. Beberapa fenomena teknologi itu akan kita hadirkan di PEVS 2026,” jelasnya.
PEVS 2026 akan berlangsung di Hall B3-C3 JIExpo Kemayoran dan terbuka untuk umum secara gratis melalui registrasi online.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi



