Banjir merendam permukiman dan sejumlah akses jalan di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara, setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu (26/9) sore. Sebanyak 14 warga dilaporkan mengungsi ke tempat yang lebih aman.
BPBD Sumatra Utara mencatat 14 warga mengungsi ke SMP Negeri 3 Tukka. Data tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring proses asesmen serta pendataan di lapangan.
Banjir berdampak di tujuh kecamatan, yakni Tukka, Kolang, Pandan, Tapian Nauli, Sarudik, Badiri, dan Pinangsori. Sejumlah ruas jalan turut terendam sehingga mengganggu mobilitas masyarakat.
Di Kecamatan Tukka, ketinggian air dilaporkan mencapai dada orang dewasa. Kondisi tersebut menyulitkan kendaraan roda dua maupun roda empat untuk melintas.
Di Kecamatan Kolang, ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. Sementara itu, banjir di Kecamatan Sarudik dan Badiri mencapai sekitar 50 sentimeter. Di Pinangsori, air juga masuk ke kawasan permukiman warga.
Di Kecamatan Tapian Nauli, luapan Sungai Mela I dan Mela II menyebabkan air masuk ke permukiman. Adapun di Kecamatan Pandan, peningkatan debit Sungai Sibuluan turut menggenangi sejumlah wilayah.
Dampak banjir juga menyebabkan Jembatan Rambing yang menghubungkan Lingkungan I dan III Kelurahan Bonalumban, Kecamatan Tukka, putus total. Kondisi tersebut membuat akses warga di kedua wilayah terputus.
Di Kelurahan Bonalumban, luapan Sungai Bonalumban setelah tanggul dilaporkan jebol menggenangi sejumlah lingkungan dengan ketinggian sekitar 30 hingga 50 sentimeter. Sementara di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, genangan mencapai sekitar 10 hingga 30 sentimeter.
Banjir terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur Tapteng sejak Sabtu sore. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah sungai meluap dan merendam permukiman serta akses jalan di tujuh kecamatan.
BPBD Sumut bersama BPBD Tapteng melakukan pemantauan, pendataan, dan evakuasi terhadap warga yang membutuhkan pertolongan. Petugas juga disiagakan di sejumlah titik untuk mengantisipasi kondisi lanjutan.
Hingga laporan terakhir, belum ada korban jiwa akibat banjir. Kondisi di sejumlah wilayah mulai dipantau seiring genangan berangsur surut.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi






