Lionel Messi mendapat kenang-kenangan tak biasa dari wasit Fernando Véjar setelah menjalani pertandingan terakhir bersama Timnas Argentina. Bukan trofi atau medali, Messi menerima kartu kuning dan kartu merah sebagai suvenir seusai Argentina mengalahkan Benin 3-0 di Stadion Monumental, Buenos Aires, Rabu (7/10/2026) pagi WIB.
Pemberian kartu tersebut bukan karena Messi melakukan pelanggaran. Kartu diberikan sebagai bagian dari momen perpisahan sang kapten setelah menutup perjalanan internasionalnya bersama Argentina.
Pertandingan melawan Benin menjadi penampilan terakhir Messi bersama Argentina setelah lebih dari dua dekade membela tim nasional. Pemain berusia 39 tahun itu tampil sebagai kapten dan terlibat langsung dalam seluruh gol Argentina.
Messi memberikan assist untuk gol Nicolás Otamendi pada menit ke-48. Ia kemudian kembali menjadi kreator gol Nico Paz pada menit ke-61 sebelum mencetak gol ketiga Argentina melalui eksekusi penalti pada menit ke-71.
Gol tersebut menjadi gol ke-126 Messi untuk Argentina. Ia juga menutup karier internasional dengan catatan 208 penampilan, menjadikannya pemain dengan jumlah penampilan dan gol terbanyak dalam sejarah Timnas Argentina.
Lebih dari 85.000 penonton memenuhi Stadion Monumental untuk menyaksikan pertandingan perpisahan tersebut. Setelah laga, Messi mendapat penghormatan dari rekan setim, pemain Benin, dan ofisial pertandingan.
Kartu merah yang diberikan Véjar pun menjadi bagian unik dari malam terakhir Messi bersama Argentina. Bukan sebagai tanda pelanggaran, kartu tersebut menjadi simbol kenang-kenangan dari wasit untuk menutup perjalanan panjang sang megabintang bersama tim nasional.
Messi mengakhiri karier internasionalnya setelah sekitar 21 tahun. Bersama Argentina, ia meraih Copa América 2021, Finalissima 2022, dan Piala Dunia 2022.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi






