Asian Games Aichi-Nagoya 2026 resmi berakhir setelah upacara penutupan digelar di Paloma Mizuho Stadium, Nagoya, Jepang, Minggu (4/10/2026).
Penutupan tersebut menandai berakhirnya Asian Games ke-20 yang berlangsung selama 16 hari, sejak 19 September hingga 4 Oktober 2026. Ajang olahraga terbesar di Asia itu diikuti atlet dari 45 National Olympic Committee (NOC).
Kontingen Indonesia mengakhiri kiprahnya dengan menempati peringkat ke-16 klasemen akhir. Skuad Merah Putih mengoleksi 39 medali yang terdiri atas lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu.
Lima medali emas Indonesia datang dari empat cabang olahraga. Bulu tangkis menyumbangkan dua emas melalui nomor beregu putra serta ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Tiga emas lainnya diraih Rahmat Erwin Abdullah dari angkat besi, Desak Made Rita Kusuma Dewi dari panjat tebing, dan Nurisa Dian Ashrifah dari panahan.
Raihan tersebut sekaligus melampaui target yang ditetapkan Kementerian Pemuda dan Olahraga, yakni empat medali emas. Indonesia juga mencatatkan sejarah melalui emas panahan Nurisa Dian Ashrifah yang menjadi emas pertama Indonesia di cabang tersebut pada Asian Games.
Di klasemen akhir, Tiongkok kembali menjadi juara umum dengan koleksi 169 emas, 89 perak, dan 83 perunggu atau total 341 medali. Jepang berada di posisi kedua dengan 83 emas, sedangkan Korea Selatan menempati peringkat ketiga dengan 39 emas.
Asian Games Aichi-Nagoya 2026 juga mencatat sejumlah pencapaian olahraga, termasuk kemunculan cabang baru seperti padel dan surfing. Ajang ini diwarnai penampilan sejumlah atlet muda dan pemecahan berbagai rekor selama penyelenggaraan.
Setelah Jepang menutup penyelenggaraan Asian Games ke-20, estafet tuan rumah berlanjut ke Doha, Qatar. Kota tersebut dijadwalkan menjadi tuan rumah Asian Games 2030.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi






