Beranda / Sport / Bola / Indonesia Hadapi Malaysia dalam Duel Perebutan Puncak Grup A FIFA ASEAN Cup

Indonesia Hadapi Malaysia dalam Duel Perebutan Puncak Grup A FIFA ASEAN Cup

Timnas Indonesia menghadapi Malaysia pada laga kedua Grup A Division 1 FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026) pukul 19.30 WIB.

Pertandingan ini mempertemukan dua tim yang sama-sama mengantongi tiga poin setelah meraih kemenangan pada laga pembuka. Indonesia mengalahkan Singapura 2-0, sedangkan Malaysia menang 3-0 atas Bangladesh.

Hasil tersebut menempatkan Malaysia di posisi teratas Grup A dengan keunggulan selisih gol, sementara Indonesia berada di posisi kedua dengan jumlah poin yang sama. Karena itu, hasil pertandingan di SUGBK dapat memengaruhi persaingan kedua tim di papan atas grup.

FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan edisi perdana turnamen yang diikuti 14 tim dan dibagi ke dalam dua divisi. Division 1 yang berlangsung di Indonesia terdiri atas dua grup, dengan Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Bangladesh berada di Grup A. Setiap tim menjalani sistem satu putaran, sedangkan juara grup melaju ke final dan runner-up dari grup di Indonesia tampil dalam pertandingan perebutan tempat ketiga.

Rivalitas Indonesia-Malaysia

Pertandingan Indonesia dan Malaysia juga menambah panjang rivalitas kedua negara di sepak bola Asia Tenggara. Berdasarkan catatan 11v11 yang dikutip sejumlah media, kedua tim telah bertemu 85 kali dengan Indonesia meraih 33 kemenangan, 18 hasil imbang, dan Malaysia mencatat 34 kemenangan. Pertandingan di SUGBK menjadi pertemuan ke-86 kedua negara.

Dalam lima pertemuan terakhir, Indonesia meraih tiga kemenangan, sementara Malaysia menang dua kali. Kemenangan terakhir Indonesia terjadi pada Piala AFF 2020 di Singapura, ketika skuad Garuda menang 4-1 atas Malaysia pada 19 Desember 2021. Sebelumnya, Malaysia menang 3-2 di Jakarta dan 2-0 di Kuala Lumpur pada Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut pertandingan Indonesia melawan Malaysia memiliki daya tarik tersendiri karena sejarah rivalitas kedua negara. Menurut dia, duel tersebut bukan hanya mengenai tiga poin, tetapi juga bagian dari persaingan panjang kedua negara di kawasan Asia Tenggara.

Kondisi Kedua Tim

Indonesia membawa modal kemenangan 2-0 atas Singapura pada pertandingan pertama. Dua gol Indonesia dalam laga tersebut dicetak Ragnar Oratmangoen dan Ole Romeny. FIFA mencatat kemenangan itu membuat Indonesia mengawali turnamen dengan tiga poin di Grup A.

Sementara itu, Malaysia mengawali turnamen dengan kemenangan 3-0 atas Bangladesh. Hasil tersebut membuat Harimau Malaya memiliki selisih gol lebih baik dibandingkan Indonesia sebelum kedua tim bertemu.

Gelandang Indonesia Thom Haye menjadi salah satu pemain yang diperkirakan kembali mendapat peran dalam pertandingan melawan Malaysia. Sementara itu, pelatih John Herdman menyiapkan skuadnya untuk menghadapi pertandingan kedua dalam waktu pemulihan yang relatif singkat.

Duel di Jakarta juga menjadi bagian dari tiga pertandingan Indonesia pada fase Grup A yang seluruhnya dimainkan di SUGBK. Setelah menghadapi Malaysia, Indonesia dijadwalkan melawan Bangladesh pada 1 Oktober 2026.

Dengan kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin, pertandingan di SUGBK menjadi kesempatan bagi Indonesia maupun Malaysia untuk memperkuat posisi mereka dalam persaingan Grup A sebelum menjalani laga terakhir fase grup.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *