Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk memperkuat penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Palestina yang terdampak krisis.
Penandatanganan MoU berlangsung di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Jumat (25/9/2026). Kesepakatan tersebut mencakup kerja sama penggalangan dan penyaluran bantuan di sektor kemanusiaan, pendidikan, dan kesehatan.
Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid mengatakan kerja sama tersebut akan segera ditindaklanjuti melalui sejumlah program bantuan. BAZNAS juga berkomitmen mengoptimalkan penggalangan dana serta memastikan penyaluran bantuan dilakukan secara transparan dan tepat sasaran.
“Kami terus akan komitmen membantu rakyat Palestina karena ini adalah amanah dari rakyat dan amanah dari negara,” ujar Sodik.
Menurut BAZNAS, kesepakatan tersebut juga mencakup pertukaran informasi, pemantauan, evaluasi, serta pelaporan secara berkala untuk memastikan pelaksanaan program bantuan berjalan secara akuntabel.
Sementara itu, Ketua Komite Bantuan Kepresidenan Negara Palestina Mahmoud Sidqi Al-Habbash mengatakan kerja sama dengan BAZNAS menjadi pijakan untuk memastikan bantuan dari masyarakat Indonesia dapat disalurkan secara cepat dan akuntabel kepada warga Palestina.
Mahmoud mengatakan kondisi kemanusiaan di Palestina masih menghadapi persoalan serius. Menurut dia, lebih dari dua juta warga di Jalur Gaza mengalami keterbatasan akses terhadap makanan, air minum, pengobatan, listrik, dan layanan dasar lainnya.
Ia juga menyebut kondisi sulit masih terjadi di Tepi Barat. Karena itu, bantuan berupa pangan, air bersih, layanan kesehatan, pendidikan, hingga hunian darurat masih dibutuhkan.
Mahmoud memastikan pihaknya akan ikut memantau pelaksanaan bantuan agar dapat diterima masyarakat Palestina. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat Indonesia dan kerja sama kemanusiaan melalui BAZNAS.
Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS memperluas penyaluran bantuan bagi masyarakat Palestina. Sebelumnya, BAZNAS bersama LAZ Muhajir telah mendistribusikan 3.000 porsi makanan siap saji kepada warga dan keluarga pengungsi di sejumlah wilayah Gaza pada 10–16 September 2026.
Fito Wahyu Mahendra- Redaksi






