Manchester City menghadapi 115 dakwaan dari Premier League yang terbagi dalam lima kategori, mulai dari dugaan kegagalan memberikan informasi keuangan secara akurat hingga dugaan tidak bekerja sama dalam penyelidikan liga.
Rinciannya terdiri dari 54 dakwaan terkait informasi keuangan, 14 dakwaan mengenai remunerasi pemain dan manajer, tujuh dakwaan terkait aturan Profitability and Sustainability Rules (PSR), lima dakwaan terkait regulasi UEFA, serta 35 dakwaan mengenai kerja sama dalam investigasi.
Sebanyak 54 dakwaan berkaitan dengan dugaan kegagalan Manchester City memberikan informasi keuangan secara akurat dan terkini mengenai kondisi keuangan klub pada periode 2009/10 hingga 2017/18.
Premier League menyebut informasi tersebut antara lain berkaitan dengan pendapatan, termasuk pendapatan sponsor, pihak terkait, serta biaya operasional klub.
Kategori berikutnya mencakup 14 dakwaan mengenai dugaan kegagalan memberikan rincian akurat terkait pembayaran kepada pemain dan manajer. Tuduhan tersebut berkaitan dengan kewajiban klub memberikan informasi lengkap mengenai remunerasi dalam kontrak pemain dan manajer.
Kemudian, terdapat tujuh dakwaan terkait dugaan pelanggaran Profitability and Sustainability Rules (PSR) Premier League. Tuduhan tersebut mencakup periode 2015/16 hingga 2017/18.
Manchester City juga menghadapi lima dakwaan terkait dugaan pelanggaran regulasi UEFA, termasuk aturan Club Licensing and Financial Fair Play. Kategori ini mencakup periode 2013/14 hingga 2017/18.
Sebanyak 35 dakwaan lainnya berkaitan dengan dugaan kegagalan Manchester City bekerja sama dan membantu investigasi Premier League. Tuduhan tersebut mencakup periode Desember 2018 hingga Februari 2023 dan berkaitan dengan kewajiban klub memberikan dokumen serta informasi yang dibutuhkan selama penyelidikan.
Dengan demikian, total dakwaan yang dihadapi Manchester City terdiri atas 54 dakwaan informasi keuangan, 14 dakwaan remunerasi pemain dan manajer, tujuh dakwaan PSR, lima dakwaan regulasi UEFA, serta 35 dakwaan terkait kerja sama dalam investigasi. Jumlah keseluruhannya mencapai 115 dakwaan.
Premier League merujuk perkara tersebut kepada komisi independen pada 6 Februari 2023. Liga menegaskan komisi tersebut bersifat independen dari Premier League maupun klub-klub anggotanya. Proses pemeriksaan juga berlangsung secara tertutup, sementara keputusan akhir komisi akan dipublikasikan melalui situs resmi Premier League.
Perkembangan terbaru pada September 2026 menyebut komisi independen telah menyatakan Manchester City bersalah atas 114 dari 115 dakwaan tersebut, menurut laporan The Athletic yang dikutip sejumlah media. Namun, putusan lengkap komisi belum dipublikasikan dan Manchester City menyatakan proses Premier League masih berlangsung.
Manchester City sebelumnya membantah seluruh tuduhan yang diajukan Premier League dan menyatakan memiliki bukti untuk mendukung posisi klub.
Akbari Danico – Redaksi






