Wayne Rooney melontarkan kritik keras terhadap VAR setelah gol Erling Haaland menjadi penentu kemenangan Manchester City 1-0 atas Manchester United dalam derbi Manchester di Old Trafford, Minggu (13/9).
Berbicara di BBC Match of the Day, pada Senin (14/9), mantan kapten United itu menilai gol Haaland pada menit ke-60 seharusnya dianulir karena Enzo Fernández berada dalam posisi offside dan pergerakannya memengaruhi Lisandro Martínez.
Haaland mencetak satu-satunya gol pertandingan setelah menyambar bola di depan gawang United. Gol tersebut awalnya dianulir karena Haaland dianggap offside, tetapi VAR kemudian menemukan bahwa Patrick Dorgu membuat penyerang Manchester City itu berada dalam posisi onside sehingga keputusan di lapangan dibatalkan.
Kontroversi muncul karena Enzo berada dalam posisi offside dan mencoba memainkan bola sebelum akhirnya diteruskan Haaland. Meski tidak menyentuh bola, pergerakan gelandang asal Argentina tersebut dinilai memengaruhi Martínez yang sedang berusaha mengantisipasi umpan.
“Tentu saja itu offside. Lisandro terdampak oleh pergerakan Enzo, dan Enzo berada dalam posisi offside,” ujar Rooney. Ia menilai siapa pun yang memahami permainan sepak bola dapat melihat bahwa posisi Enzo memiliki pengaruh terhadap situasi tersebut.
Rooney kemudian melanjutkan kritiknya terhadap penggunaan VAR. “Saya benar-benar sudah muak dengan VAR ini. Menurut saya, VAR sangat buruk. VAR menghilangkan semua emosi dari pertandingan, juga energi yang membuat pertandingan begitu hidup,” katanya.
Mantan penyerang tim nasional Inggris itu juga mengaku tidak memahami bagaimana perangkat pertandingan bisa mengabaikan keterlibatan Enzo. Rooney menyebut keputusan tersebut membingungkan karena menurutnya posisi offside Enzo dan dampaknya terhadap pemain bertahan United terlihat jelas.
Kritik Rooney kemudian mendapatkan penguatan setelah badan perwasitan Premier League, Pro Ref, mengakui adanya error of judgement dalam proses VAR. Mereka menyatakan VAR seharusnya mempertimbangkan dampak posisi Enzo dan merekomendasikan wasit Michael Oliver melakukan on-field review untuk menilai apakah sang gelandang mengganggu permainan. Manchester United juga telah dihubungi untuk mengakui kesalahan tersebut.
Kontroversi gol Haaland menjadi salah satu dari sejumlah insiden besar dalam pertandingan tersebut. Manchester City harus bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama setelah Phil Foden mendapat kartu merah pada menit ke-23, tetapi tim asuhan Enzo Maresca tetap mampu bertahan sebelum Haaland memastikan kemenangan pada menit ke-60.
Kemenangan 1-0 membuat City membawa pulang tiga poin dari Old Trafford, tetapi keputusan yang mengesahkan gol Haaland menjadi perdebatan utama seusai laga. Bagi Rooney, insiden tersebut kembali memperlihatkan persoalan dalam penerapan VAR ketika keputusan subjektif mengenai pemain yang berada dalam posisi offside dapat menentukan hasil pertandingan.
Akbari Danico – Redaksi






