Wonderkid Manchester United, JJ Gabriel, pada Selasa (15/9), secara resmi meminta klub membatalkan registrasinya di akademi agar dirinya dapat meninggalkan Old Trafford dengan status free agent.
Menurut laporan Matt Law dari The Telegraph, permintaan pemain berusia 15 tahun tersebut mengejutkan pihak klub karena langkah semacam ini sangat jarang terjadi dalam sistem akademi sepak bola Inggris.
Permintaan Gabriel tidak otomatis membuatnya bebas meninggalkan Manchester United. Berdasarkan regulasi Premier League untuk pemain akademi, pembatalan registrasi harus mendapatkan persetujuan klub, pemain, serta orang tua atau walinya. Apabila salah satu pihak tidak memberikan persetujuan, persoalan tersebut dapat diajukan kepada Premier League untuk mendapatkan keputusan yang mengikat.
Manchester United sendiri dilaporkan tidak berniat menyetujui permintaan tersebut. Pihak klub masih melakukan pembicaraan dengan Gabriel dan keluarganya untuk mencari penyelesaian atas situasi yang muncul di tengah perkembangan pesat sang pemain. Laporan lain menyebut hubungan antara keluarga Gabriel dan klub telah mengalami keretakan.
Situasi tersebut terbilang mengejutkan karena Gabriel merupakan salah satu talenta paling menjanjikan yang dimiliki akademi United. Musim lalu, ia memenangkan Jimmy Murphy Young Player of the Year 2025/26, penghargaan yang diberikan kepada pemain muda terbaik klub.
Gabriel, yang memiliki nama lengkap Joseph Junior Andreou Gabriel, bergabung dengan akademi Manchester United ketika berusia 11 tahun. Penyerang kelahiran 6 Oktober 2010 itu kemudian berkembang pesat di berbagai kelompok umur hingga mulai mendapatkan kesempatan bersama tim yang lebih senior.
Perkembangannya bahkan membawanya ke lingkungan tim utama pada pramusim 2026. Gabriel menjalani debut tidak resmi bersama skuad senior Manchester United ketika menghadapi Atlético Madrid di Stockholm pada 1 Agustus 2026, masuk pada menit ke-82 dalam kemenangan 2-1. Saat itu, ia baru berusia 15 tahun dan 299 hari.
Performa Gabriel terus mencuri perhatian setelah musim kompetitif dimulai. Ia bahkan mencetak hat-trick dalam pertandingan UEFA Youth League melawan Sabah, menjadikannya pemain termuda United yang mencatatkan hat-trick di kompetisi Eropa kelompok usia tersebut.
Karena itu, permintaan untuk membatalkan registrasinya menghadirkan ketidakpastian besar mengenai masa depan salah satu prospek terbaik Manchester United. Selama belum ada persetujuan dari seluruh pihak atau keputusan Premier League, Gabriel masih terdaftar sebagai pemain akademi Setan Merah dan belum berstatus free agent.
Akbari Danico – Redaksi






